sesekali ingin kucoba menulis harapan di layang-layang
kutulis di kertasnya yang tipis
kurekatkan pada bambu penahannya
kuterbangkan layangan itu, biar dia berdansa dengan udara
swing atau tango, entahlah
benangnya akan kupegang erat
lalu disaat aku siap, kulepaskan dengan senang hati
biarlah layangan harap dan doaku pergi
meninggi
aku tak tahu kemana angin akan menculiknya
apakah layang-layang itu akan tersangkut di awan
terlilit pada temali diantara lekuk jejeran tiang listrik
sembunyi di ranting pohon yang mulai teranggas benalu
atau...
terjatuh diatap rumahmu
yang jelas, aku sudah menuliskan inginku di layang itu
semoga terbaca dan aksaranya terselip di iris matamu
disitu ditulis juga pesan, aku merindukanmu
layang-layangku, jatuhlah di tanah yang ingin kau tuju
Minggu, 14 Oktober 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)















0 komentar:
Posting Komentar